KNPI Sibolga Gelar Seminar Wawasan Kebangsaan
Sibolga 01 Desember 2011
Ketua DPD KNPI Kota Sibolga Hendra Sahputra SE mengungkapkan, belum lama ini pihaknya pihaknya bekerja sama dengan Kantor Kesbang Pol Linmas Kota Sibolga menggelar seminar Sosialisasi Pemahaman Wawasan Kebangsaan bagi pengurus OKP se-Kota Sibolga.
Kegiatan tersebut guna meningkatkan pemahaman dan wawasan generasi muda, terhadap pentingnya memahami empat pilar kebangsaan yaitu, Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. Pesertanya sebanyak 80 orang berasal dari organisasi kemasyarakatan pemuda, mahasiswa, perwakilan pengurus OSIS, karang taruna dan pramuka.
“Pilar-pilar kebangsaan inilah yang seharusnya menjadi prinsip dan acuan para pemuda dalam konteks persatuan dan kesatuan bangsa. Sejumlah permasalahan yang saat ini dihadapi pemuda Indonesia di antaranya, rendahnya tingkat pendidikan dan keterampilan pemuda, rendahnya tingkat partisipasi angkatan kerja pemuda, tingginya penyakit sosial, kriminalitas dan narkoba di kalangan pemuda, serta meredupnya rasa kebangsaan, nilai budaya dan bahasa, solidaritas dan empati sosial,” katanya kepada MedanBisnis, Rabu (30/11) di sekretariatnya.
Sebagai generasi intelektual berbasis kemampuan akademik, pemuda diharapkan mampu menjalankan peran-peran strategis dalam konteks perubahan sosial di Indonesia serta mampu menjadi calon pemimpin bangsa di masa mendatang.
“Para pemuda harus mampu memberikan kontribusi terhadap proses pembangunan, transmisi dan kritik gagasan,“ ujar hendra.
Dikatakannya, Wakil Walikota Sibolga Marudut Situmorang, saat membuka secara resmi kegiatan seminar tersebut mengharapkan para generasi muda sebagai penerus estafet kepemimpinan bangsa mampu memahami dan menerapkan konsep wawasan kebangsaan bagi kemajuan masyarakat bangsa dan Negara.
“Nilai wawasan kebangsaan seharusnya menjadi panutan dan arah bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa seperti persoalan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi yang tidak merata, tingginya angka pengangguran hingga penerapan sistem demokrasi yang berdampak kepada konfik di masyarakat,” ujar Hendra mengutip penyampaian Marudut.
Kasat Intelkam Polres Sibolga Kota AKP H Suroso, mewakili Kapolres AKBP Joas Feriko Panjaitan menjelaskan, dasar pelaksanaan kegiatan serta menegaskan tentang peran aktif pemuda sebagai kekuatan moral, kontrol sosial, dan agen perubahan dalam segala aspek pembangunan nasional.
“Peran aktif pemuda sebagai kekuatan moral dapat diwujudkan melalui pemahaman tentang wawasan kebangsaan. Meningkatkan kesadaran hukum serta menumbuhkembangkan aspek etik dan moralitas dalam bertindak pada setiap dimensi kehidupan kepemudaan,” tegas Kasat Intelkam AKP H Suroso.(Lex)















