Jelang Pemilu,KPU Sibolga Gelar Malam Silaturahmi
Menjelang detik-detik terakhir pelaksanaan Pemilu, KPU Sibolga bekerjasama dengan Kantor Kesbang dan Linmas Kota Sibolga menggelar acara yang bertajuk Malam Silaturahmi dalam Rangka Penanaman Rasa Persahabatan antara Muspida, KPU, Panwaslu, Parpol, Tokoh Masyarakat dan Calon Legislatif Peserta Pemilu 2009 Kota Sibolga, hari Selasa malam (7/4) bertempat di depan Kantor KPU Kota Sibolga. Acara tersebut berlangsung dalam suasana santai dan penuh persahabatan, diselingi hiburan musik dan artis lokal.
Acara yang dihadiri para caleg, pengurus parpol, tokoh masyarakat serta Muspida Plus Kota Sibolga tersebut dimaksudkan untuk mengendurkan urat syaraf dan meredakan ketegangan, serta mengingatkan kembali kesadaran semua pihak khususnya para caleg yang bertarung memperebutkan kursi di DPRD Sibolga, bahwa seluruh masyarakat Sibolga adalah saudara dan selama ini telah hidup dalam kerukunan dan kedamaian.
“Jumlah kursi yang tersedia di DPRD Sibolga hanya 20 kursi, sedangkan jumlah caleg yang bertarung mencapai 327 orang. Berarti yang kalah akan jauh lebih banyak dari yang menang, mencapai 307 orang” kata Ketua KPU Kota Sibolga Nazran, SE mengingatkan. Ia mengharapkan caleg-caleg siap untuk kalah, sehingga ketika kekalahan itu datang, mereka tidak perlu mencari-cari kambing hitam dan menyalahkan KPU. Untuk itu, ia mengharapkan setiap parpol benar-benar menghadirkan saksi-saksi mereka di TPS-TPS. “Memang kami (anggota KPU) bukan orang yang sempurna tanpa keterbatasan. Tetapi kami akan tetap bekerja dengan maksimal, dengan segenap kemampuan kami. Dan dengan ini kami nyatakan bahwa KPU Sibolga siap menggelar Pemilu di Kota Sibolga” pungkasnya.
Sementara itu Raja Jakfar Hutagalung yang berbicara atas nama masyarakat Sibolga, meminta seluruh caleg untuk berjiwa besar serta menunjukkan bahwa mereka memang benar-benar calon pemimpin yang terpanggil untuk memajukan Sibolga. “Kalaulah bisa, biarlah semuanya menang dan tidak ada yang kalah. Tapi terpaksa juga harus banyak yang kalah, karena kursi DPRD hanya ada 20 buah, sebab tidak mungkin bapak-bapak duduk bertindih-tindihan disitu,” ujarnya setengah berkelakar disambut derai tawa hadirin. Ia mengharapkan caleg yang menang nantinya dapat menyerap konsep-konsep pembangunan yang baik dari para caleg yang kalah.
Wakil Walikota Sibolga H. Afifi Lubis, SH dalam sambutannya juga mengharapkan para caleg dapat menerima apapun hasil pemilu nantinya dengan besar hati. “Pemilu adalah jembatan emas menuju masa depan yang lebih baik. Mari kita tidak membuat pemilu yang sekarang ini menjadi ajang memecah-belah dengan meniupkan angin disintergrasi.
Pelaksanaan pemilu sudah tinggal menghitung hari. Dan di Jalan S. Parman ini kita semua bertekad menyukseskan pemilu di kota kita ini,” ujarnya.
Wakil Walikota mengingatkan bahwa Sibolga yang telah berusia 309 tahun, belum pernah tercabik oleh isu yang bernuansa SARA. Kondisi ini akan dapat terus terpelihara apabila para parpol, tokoh masyarakat dan calon legislatif dapat menggunakan dan mengoptimalkan peran yang dimiliki masing-masing. Ia juga menitipkan pesan pada KPU Sibolga dan Panwaslu dapat bekerja dengan memberikan yang terbaik, guna memastikan pemilu di Sibolga dapat berlangsung LUBER (langsung, umum, bebas dan rahasia) serta jujur dan adil. Tak lupa ia juga mengharapkan masyarakat Sibolga mempergunakan hak pilihnya dan tidak menjadi golput.